Grid.ID - Rencana Dedi Mulyadi rekrut mahasiswa teknik untuk awasi proyek ramai jadi sorotan. Gubernur Jawa Barat itu bahkan berharap hal itu bisa membantu mahasiswa untuk membayar uang kuliah.
Ya, rencananya, aksi Dedi Mulyadi rekrut mahasiswa teknik sipil nantinya bakal diarahkan untuk membantu menjadi konsultan bangunan. Bahkan nantinya, setiap hari mahasiswa yang berhasil direkrut juga bakal mendapat penghasilan yang layak.
Yakni mencapai Rp 200 ribu hingga 300 ribu per hari. Dedi juga telah mengungkapkan hal itu ke Kepala PU Pembangunan Infrastruktur Jawa Barat.
"Saya sudah minta tadi ke Kepala PU Pembangunan Infrastruktur Jawa Barat, itu tenaga konsultannya, pengawasnya saya akan melibatkan mahasiswa teknik sipil di seluruh Provinsi Jawa Barat," beber Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Senin (24/11/2025).
Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan bahwa perekrutan mahasiswa untuk membantu mengawasi proyek bisa menjadi ladang untuk menambah uang saku hingga biaya kuliah. Dengan begitu, secara tidak langsung mahasiswa diharapkan bisa meringankan beban orang tua.
"Kan lumayan kalau anak-anak mahasiswa ada honor pengawasan. Misalnya, honor pengawasannya Rp 250 ribu sehari.
Kan mereka bisa dapat uang saku tambahan untuk kuliah sehingga beban orangtuanya menjadi ringan," imbuh Dedi Mulyadi.
Tak berhenti sampai di situ, Dedi juga menyinggung perihal perekrutan mahasiswa menjadi pengawas akan membuat kontraktor berhadapan langsung dengan pihak yang lebih kritis dan objektif.
"Mereka (para kontraktor) akan berhadapan dengan anak-anak yang kritis, yang tanpa kebutuhan mendesak, lebih pada idealisme," ujar Dedi Mulyadi dikutip dari Tribunnews.com.
Rencana tersebut juga diungkap Dedi telah ia diskusikan dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Serta ke depannya bakal digelar pula penandatanganan MoU sebagai langkah awal implementasi.
| Source | : | Tribunnews.com,KOMPAS.com |
| Penulis | : | Siti M |
| Editor | : | Siti M |