Grid.ID – Film terbaru sutradara Hanung Bramantyo, Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah, berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Pasalnya film ini terpilih untuk tayang perdana di International Film Festival Rotterdam (IFFR) pada Februari 2026.

Namun, di balik pencapaian ini, Hanung mengungkapkan bahwa film tersebut lahir dari sebuah rasa frustrasi dan kemarahan mendalam terhadap negara.

Suami Zaskia Adya Mecca itu secara blak-blakan mengungkap pernyataan beraninya kepada pihak festival. Ia mengaku awalnya tidak percaya diri saat mengajukan film ini.

"Sebelum kita menentukan tanggal tayang, ternyata dari Rotterdam nanya, 'Hanung punya film apa?'. Terus saya kasih aja ini, padahal kita gak pede," ujar Hanung saat konferensi pers film Bolong di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (21/11/2025).

"Pada saat saya ditanya sama Rotterdam 'kenapa kamu buat film ini?', saya menuliskan statement 'Saya lagi marah sama negara saya'," lanjutnya.

Kemarahan tersebut, jelas Hanung, bersumber dari cara negara menangani dan menutupi sejarah kelam peristiwa Gerakan 30 September. Menurutnya negara seolah meminta publik untuk melupakan, namun di sisi lain isu komunisme terus dibangkitkan setiap tahun tanpa ada kejelasan siapa dalang sesungguhnya.

"Negeri ini sengaja untuk itu (sejarah) tidak diungkit lagi, ditutupi. Tapi setiap kali 1 Oktober selalu dimunculkan lagi," tegasnya.

"Tidak ada semacam pengakuan atau legitimasi bahwa siapa dalang peristiwa tersebut. Yang mengakibatkan tidak hanya tujuh jenderal yang meninggal, tapi ada ratusan ribu (korban) dari berbagai macam kalangan. Dan mereka tanpa proses peradilan, itu yang penting," lanjut Hanung.

Rasa marah inilah yang menjadi pencetus utama film Bolong. Berlatar di Lubang Buaya era 1960-an, film ini menghadirkan kisah misteri tentang serangkaian pembunuhan sadis yang terjadi setiap tanggal 30 September.

Film ini tidak menelusuri ulang sejarah, melainkan membangun kisah baru yang berakar pada imajinasi kolektif dan cerita rakyat yang tumbuh dari peristiwa tersebut.

Kembalinya Hanung ke genre film kritis ini juga telah mendapat restu dari sang istri, Zaskia Adya Mecca, yang sebelumnya sempat memberikan ultimatum agar ia berhenti membuat film kontroversial.

Baca Juga: Perjuangan Hanung Bramantyo Bikin Film Kritik Sosial, Nyaris Dipenjara hingga Diancam Istri

Halaman Selanjutnya

Penulis : Ulfa Lutfia Hidayati
Editor : Nindya Galuh Aprillia

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#dewi perssik