Grid.ID- Kebiasaan bertengkar lewat pesan teks atau fexting kini menjadi masalah yang makin sering muncul dalam hubungan dan pernikahan modern. Banyak pasangan menganggap debat lewat chat lebih mudah karena cepat, praktis, dan menghindarkan dari konfrontasi langsung.

Namun penelitian emosional menunjukkan bahwa komunikasi berbasis layar justru memicu salah tafsir dan memperburuk konflik. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa merusak kualitas komunikasi dan kedekatan emosional.

Tak sedikit pasangan yang akhirnya menyadari bahwa pertengkaran kecil menjadi besar akibat teks yang dibaca tanpa ekspresi dan intonasi. Berikut lima langkah praktis untuk menghentikan fexting dan memulihkan kehangatan komunikasi dalam pernikahan, sebagaimana dikutip dari Marriage.com, Senin (17/11/2025).

1. Kenali Pemicu Fexting Anda

Kebiasaan fexting biasanya dipicu oleh situasi tertentu seperti stres setelah bekerja, merasa diabaikan, atau waktu larut malam ketika emosi lebih sensitif. Untuk mengubah kebiasaan, pasangan perlu mengenali kapan mereka paling rentan memulai pertengkaran lewat pesan. Kesadaran menjadi fondasi penting bagi perubahan dalam pernikahan.

2. Buat Aturan “Tidak Bertengkar Lewat Chat

Langkah berikutnya adalah membuat kesepakatan bersama bahwa topik serius tidak dibahas melalui pesan teks. Aturan ini bukan untuk menghindari percakapan penting, melainkan menciptakan ruang yang lebih aman dan manusiawi untuk berdiskusi.

Banyak pakar hubungan menyarankan pasangan dalam pernikahan untuk berpindah ke komunikasi tatap muka ketika konflik mulai terasa emosional. Dalam teknik yang disampaikan Roderick Jeter melalui TED Talk-nya, pasangan juga dapat mengubah pertengkaran menjadi dialog sederhana dengan pertanyaan ya/tidak dan bergantian menjawab dengan tenang.

3. Berhenti Sejenak Sebelum Membalas

Saat emosi memuncak, keinginan untuk langsung membalas pesan sering terasa mendesak. Inilah momen paling berbahaya dalam fexting.

Dengan berhenti sejenak, Anda memberi waktu bagi logika untuk kembali bekerja dan mencegah kata-kata yang menyakiti pasangan. Ini strategi efektif menjaga keharmonisan pernikahan.

Baca Juga: Termakan Mitos, Rafael Tan Ingin Jempol Kakinya Diinjak saat Hadir di Pernikahan Boiyen, Supaya Cepat Menyusul?

4. Buat Rutinitas Check-In Mingguan

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : marriage.com
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Ayu Wulansari K

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#dewi perssik