Grid.ID - Simak profil Soeharto, Presiden ke-2 Republik Indonesia yang resmi ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Adapun gelar itu dianugerahkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto kepada mendiang Soeharto pada Senin (10/11/2025).

Penganugerahan ini menjadi bentuk penghormatan negara atas jasa besar para tokoh yang dinilai berjasa luar biasa bagi perjuangan, kemerdekaan, dan pembangunan Republik Indonesia. Selain Soeharto, Prabowo juga menganugerahkan gelar ke beberapa tokoh lainnya.

Beberapa tokoh yang mendapat gelar selain Soeharto itu seperti Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Marsinah, Mochtar Kusumaatmadja, Hajjah Rahmah El Yunusiyyah, Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, Sultan Muhammad Salahuddin, Syaikhona Muhammad Kholi, Tuan Rondahaim Saragih, Zainal Abidin Syah. Sayangnya, gelar yang dianugerahkan pada Soeharto sempat menuai pro dan kontra.

Dianugerahi gelar pahlawan nasional, lantas seperti apa profil Soeharto, sang Presiden ke-2 RI tersebut? Simak penjelasannya.

Profil Soeharto

Simak profil Soeharto, Presiden ke-2 Republik Indonesia yang resmi ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
Boobastis via Kompas.com
Simak profil Soeharto, Presiden ke-2 Republik Indonesia yang resmi ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Soeharto adalah seorang perwira militer dan politikus yang menjabat sebagai Presiden Indonesia kedua. Masa jabatan Soeharto adalah 31 tahun 70.

Hal itu membuatnya menjadi presiden dengan masa jabatan terlama dalam sejarah Indonesia. Dikutip dari Kompaspedia, Soeharto lahir di Kemusuk, Argomulyo, Godean, Yogyakarta pada 8 Juni 1921.

Ia lahir dari keluarga kurang mampu. Ayahnya yang bernama Kertosudiro bekerja sebagai petani dan pembantu lurah untuk mengairi sawah desa. Soeharto kemudian dirawat oleh seorang dukun bayi di Kemusuk, Mbah Kromodiryo, sejak usia empat tahun setelah kedua orangtuanya bercerai

Semasa kecil, Soeharto pernah bersekolah di Sekolah Rakyat (SR) di Puluhan, Pedes, dan Tiwir pada 1929-1931. Setelah itu, ia bersekolah di Schakel Scholl di Wonogiri dan Schakel Muhammadiyah di Yogyakarta hingga 1939.

Ketika beranjak dewasa, ia mulai bekerja menjadi pembantu klerk di Volks Bonk atau bank desa yang terletak di Wuryantoro. Pekerjaan tersebut ia lakoni setelah menyelesaikan pendidikan pada 1940.

Baca Juga: Profil DJ Patricia Schuldtz yang Dilamar Anak Tommy Soeharto di Afrika, Pesonanya Luar Biasa!

Halaman Selanjutnya

Source : Tribunnews.com,KompasPedia
Penulis : Widy Hastuti Chasanah
Editor : Widy Hastuti Chasanah

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#dewi perssik