Grid.ID - Profil Britney Spears di dunia musik memang sudah tak perlu diragukan lagi. Britney Spears bahkan sampai mendapat julukan sebagai Princess of Pop.
Ya, hal itu berkat kariernya yang sukses sebagai penyanyi hingga membuat dirinya memiliki banyak penggemar di seluruh dunia.
Profil Britney Spears: Dari Princess of Pop hingga Simbol Perjuangan Kebebasan
Britney Jean Spears, yang lahir pada 2 Desember 1981 di McComb, Mississippi, dikenal dunia sebagai Princess of Pop. Penyanyi, penari, sekaligus penulis lagu ini menjadi salah satu ikon terbesar dalam sejarah musik pop modern.
Dibesarkan di Kentwood, Louisiana, minat Britney terhadap dunia seni sudah terlihat sejak usia dua tahun. Ia mulai bernyanyi dan menari di berbagai ajang lokal sebelum menapaki karier profesionalnya di usia muda.
Pada usia delapan tahun, Britney sempat mengikuti audisi Disney’s The All New Mickey Mouse Club, namun ditolak karena dinilai terlalu muda. Meski begitu, para produser yang terkesan kemudian menyarankannya untuk menimba pengalaman di New York.
Di kota tersebut, Spears mulai tampil dalam iklan dan panggung drama Off-Broadway berjudul Ruthless! pada 1991. Setahun kemudian, ia resmi bergabung dengan The All New Mickey Mouse Club bersama Christina Aguilera, Justin Timberlake, dan Keri Russell.
Namun acara itu dihentikan pada 1994, membuat Britney kembali ke kampung halamannya di Louisiana. Perjalanan karier musiknya dimulai pada 1998 saat ia menandatangani kontrak dengan Jive Records. Single debutnya Baby One More Time, langsung meledak di pasaran dan menempati posisi puncak di tangga lagu Amerika Serikat serta berbagai negara lain.
Lagu itu menjadi single terlaris tahun 1999 dan salah satu lagu paling populer sepanjang masa. Album debut dengan judul sama terjual lebih dari 25 juta kopi di seluruh dunia. Kesuksesan tersebut berlanjut dengan album “Oops!... I Did It Again” pada tahun 2000, yang mencatat penjualan 1,3 juta kopi hanya dalam minggu pertama.
Meskipun menuai kritik karena gaya berpakaian dan konsep videonya yang dianggap terlalu berani, Spears tetap menjadi pusat perhatian dunia hiburan. Tahun 2001 menandai puncak popularitasnya: ia menandatangani kontrak iklan besar dengan Pepsi, merilis album ketiga, dan tampil di film debutnya Crossroads. Album keempatnya, In The Zone (2003), menampilkan hits seperti Toxic, yang mengantarkan Spears meraih Grammy pertamanya.
Namun di balik kesuksesan, kehidupan pribadinya penuh gejolak. Setelah pernikahan singkat dengan Jason Allen Alexander yang hanya bertahan 55 jam, Spears menikah dengan Kevin Federline pada 2004 dan dikaruniai dua putra: Sean Preston dan Jayden James. Hubungan itu berakhir pada 2007 dengan perceraian dan kehilangan hak asuh anak-anaknya.
| Source | : | Tribunnewswiki.com,KOMPAS.com |
| Penulis | : | Siti M |
| Editor | : | Siti M |