Grid.ID - Dalam olahraga padel, performa di lapangan sangat bergantung pada kenyamanan dan stabilitas kaki. Pemilihan sepatu padel yang tepat bukan hanya soal gaya, tetapi juga faktor penting untuk mencegah cedera.
Banyak pemain yang mengabaikan pentingnya ukuran dan bentuk kaki saat membeli sepatu, padahal hal ini dapat memengaruhi keseimbangan dan pergerakan. Memahami panjang, lebar, dan bentuk lengkungan kaki menjadi langkah awal yang penting sebelum menentukan pilihan.
Selain meningkatkan kenyamanan, ukuran sepatu yang sesuai juga membantu pemain bergerak lebih cepat dan presisi di lapangan. Artikel ini akan membahas cara memilih ukuran sepatu padel yang ideal untuk mendukung performa terbaik Anda.
Cek Ukuran Kaki
Mengutip Padel Magazine, Sabtu (1/11/2025), langkah pertama dalam memilih sepatu padel yang ideal adalah mengetahui ukuran kaki secara akurat. Persiapan dimulai dengan berdiri di permukaan datar dengan punggung dan tumit menempel pada dinding, lalu letakkan selembar kertas di bawah kaki. Gunakan kaus kaki yang biasa dipakai saat bermain padel agar hasil pengukuran sesuai kondisi sebenarnya.
Selanjutnya, jejakkan kaki dan gambar garis mengikuti bentuknya menggunakan pena yang tegak lurus. Ukur jarak dari tumit hingga ujung jari terpanjang untuk mendapatkan panjang kaki, serta ukur bagian terlebar untuk mengetahui lebarnya.
Tambahkan satu sentimeter dari hasil panjang untuk memberikan ruang gerak yang nyaman saat bermain di lapangan. Jangan lupa untuk mengulangi langkah ini pada kedua kaki, lalu gunakan ukuran kaki yang lebih besar sebagai acuan utama dalam memilih sepatu.
Menentukan Ukuran Sepatu
Ukuran sepatu padel bisa berbeda antara satu merek dengan merek lainnya. Karena itu, lebih disarankan untuk menggunakan hasil pengukuran dalam satuan sentimeter daripada hanya mengandalkan ukuran konvensional seperti EU atau US size.
Setiap produsen sepatu padel biasanya menyediakan panduan ukuran resmi yang bisa dijadikan referensi. Perhatikan juga bentuk potongan (cut) sepatu, apakah lebih sempit atau lebih lebar dari biasanya. Dengan cara ini, Anda bisa menghindari sepatu yang terlalu ketat atau terlalu longgar yang dapat mengganggu performa di lapangan.
Mengenali Jenis Lengkungan (Arch Type) pada Kaki
Baca Juga: 5 Alasan Tidak Boleh Pakai Sepatu Lari Saat Main Padel, Salah Satunya Risiko Cedera Tinggi
| Source | : | Padel Magazine |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |