Grid.ID – Aktris Michelle Ziudith didapuk menjadi pemeran utama dalam film 'Jangan Panggil Mama Kafir'. Totalitasnya dalam mendalami peran sebagai Maria pun patut diacungi jempol.
Tak hanya mengandalkan skenario, ia juga melakukan riset mendalam. Termasuk mengunjungi gereja beberapa kali untuk memahami latar belakang dan keyakinan karakter Maria.
"Iya, sempet ke gereja juga beberapa kali," ucap Michelle dalam konferensi pers di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (13/10/2025).
Totalitasnya ini juga didorong oleh perasaan yang kuat terhadap peran tersebut. Sebab, Michelle merasa banyak adegan di dalam film ini yang merefleksikan pengalaman pribadinya.
"Aku rasa skenario ini dibuat untuk aku," ujarnya.
"Ada beberapa scene yang aku udah mengalami ini di tahun 2019. Adegan-adegan yang ditulis di skenarionya, aku udah lewatin secara real time," lanjut Michelle.
Meskipun merasa berjodoh dengan film 'Jangan Panggil Mama Kafir', peran sebagai seorang ibu menjadi tantangan terbesar bagi perempuan 30 tahun ini.
Ia mengaku belum pernah membayangkan dirinya dalam peran tersebut di kehidupan nyata. Beban itu semakin berat ketika sang produser, Yoen K, memberinya pesan spesifik.
"Bapak bilang, ‘Michelle, aku butuh banget kamu jadi seorang ibu yang bener-bener ibu, yang bener-bener ibu.’ Aku rasa itu adalah quotes yang sangat berat yang akan aku pikul," kenang Michelle.
Film 'Jangan Panggil Mama Kafir' digarap oleh sutradara Dyan Sunu Prastowo dan diproduksi oleh Maxime Pictures yang bekerja sama dengan Rocket Studio Entertainment.
Film drama keluarga ini menghadirkan kisah tentang cinta, janji, perbedaan iman, hingga konsekuensi dari sebuah keputusan besar dalam hidup.
Baca Juga: Michelle Ziudith Ungkap Hobi Otomotif, Ikut Slalom hingga Cuci Mobil Tiga Hari Sekali
Selain Michelle Ziudith, film ini menghadirkan aktor-aktor berbakat seperti Giorgino Abraham, Humaira Jahra, Elma Theana, TJ Ruth, Gilbert Pattiruhu, Indra Birowo, Prastiwi Dwiarti (Tiwi T2), dan Kaneishia Yusuf.
Film 'Jangan Panggil Mama Kafir' siap tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 16 Oktober 2025. (*)
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Nesiana |