Grid.ID - Terungkap kesaksian damkar evakuasi korban Ponpez Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. Petugas sampai menangis mendengar banyaknya suara rintihan kesakitan dan minta tolong dari dalam reruntuhan.
Anggota tim rescue 1 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Abdul Aziz, menceritakan kesaksiannya saat mengevakuasi korban Pondok Pesantren Al Khoziny yang masih tertimbun. Dirinya bersama temannya, Neo, bertugas untuk merangsek dan mendeteksi korban yang masih hidup.
Ia masuk bersama temannya menggunakan alat pemindai yang mereka miliki. Saat itu, alat-alat canggih belum datang dan masih menunggu untuk dikirim.
Awalnya, Aziz menemukan satu orang korban Ponpes Al Khoziny yang selamat bernama Dani. Ia pun berhasil mengeluarkannya dari bawah reruntuhan.
Kemudian, Aziz kembali masuk ke dalam bersama Neo. Di sana ia mendengar banyak suara rintihan orang-orang kesakitan dan meminta tolong.
"Saya teriak. Saya teriak di situ banyak suara rintihan. Suara rintihan-rintihan. Sakit. Tolong," kata Aziz, dikutip dari Surya.co.id, Selasa (7/10/2025).
Kemudian Aziz mendengar suara korban bernama Haikal, yang berada sangat dekat dengannya. Di dekat Haikal ada jenazah dalam posisi sujud.
Aziz pun kemudian menanyakan kondisi Haikal. Ia juga bertanya apakah ada anak lainnya di situ. Rupanya ada santri lainnya bernama Yusuf, yang berada sekitar 6 meter atau 8 meter dari lokasi itu.
Sembari mencari cara untuk mengeluarkan Haikal, Aziz berusaha untuk menghiburnya dan memintanya untuk bersabar. Hal ini dilakukannya agar Haikal tidak takut dan depresi.
"Saya teriak terus, 'Apa yang sakit?' 'Gimana keadaan kamu?' sambil saya hibur. Biar korban ini tidak merasa ketakutan, tidak merasa depresi. Karena di situ banyak suara rintihan dari teman-teman. Banyak yang minta tolong kayak gitu. Terus jenazah itu juga ada di depan itu," katanya.
Petugas Damkar itu juga meminta Haikal dan Yusuf untuk membaca shalawat dulu agar tenang dan tidak ketakutan. Namun posisi Haikal rupanya sangat sulit untuk dijangkau, sehingga mereka terlebih dahulu mengevakuasi Yusuf.
Baca Juga: Tangan Santri Diamputasi karena Terjepit Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Keluarga Sempat Protes
| Source | : | Surya.co.id,antara |
| Penulis | : | Ayu Wulansari K |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |