Grid.ID- Balapan utama MotoGP Mandalika 2025 diwarnai insiden dramatis antara Marc Marquez dan Marco Bezzecchi. Keduanya terlibat tabrakan hebat pada lap pertama, tepat di tikungan 6 dan 7. Beginilah kronologi kecelakaan Marc Marquez dan Marco Bezzecchi di MotoGP Mandalika 2025.
Kecelakaan ini membuat The Baby Alien terlempar ke gravel dan harus menahan sakit di bahu kanannya. Bezzecchi juga terjatuh keras, meski masih mampu berjalan menjauh dari lokasi insiden.
Insiden tersebut langsung menarik perhatian para pengamat MotoGP, termasuk mantan pebalap Neil Hodgson yang memberikan analisis teknis atas kejadian tersebut. Berikut ini kronologi kecelakaan Marc Marquez yang menjadi sorotan dunia balap motor internasional.
Kronologi Kecelakaan Marc Marquez dan Marco Bezzecchi
Mengutip Kompas.com, Senin (6/10/2025), kecelakaan Marc Marquez dan Marco Bezzecchi terjadi di tikungan 6 saat balapan MotoGP Indonesia 2025. Mantan pebalap sekaligus komentator TNT Sport, Neil Hodgson, memberikan analisis mendalam mengenai kecelakaan tersebut.
“Jelas kita lihat di situ ada Marquez, dan Marco Bezzecchi melaju sangat cepat dari belakangnya,” ujar Hodgson, saat membedah tayangan ulang insiden tersebut, dikutip dari akun Instagram resmi TNT Sports Bike, Senin (6/10/2025).
Keduanya melaju dalam kecepatan penuh saat memasuki tikungan 6. Bezzecchi mendapatkan traksi lebih baik dan nyaris menyentuh bagian belakang motor Marquez. Ia belum sepenuhnya sejajar, dan Marquez kemungkinan besar tidak sempat melihat kehadirannya.
“Dari tayangan udara, terlihat jelas bahwa ini bukan karena Marquez melambat, tapi karena Bezzecchi jauh lebih cepat. Sejak sesi latihan, di bagian trek ini dia selalu sekitar 0,2 detik lebih cepat dari siapa pun,” kata Hodgson.
Memasuki tikungan 7, Bezzecchi sedikit panik. Ia melepas gas secara mendadak dan akhirnya menabrak bagian belakang Marquez.
“Kalau dilihat pada kecepatan sebenarnya, insiden ini terjadi saat motor melaju lebih dari 100 mil per jam. Tidak heran dampaknya sangat besar,” ujar Hodgson.
Bezzecchi memang dikenal sebagai salah satu pebalap tercepat di sektor tersebut. Namun, insiden ini terjadi di lap pertama, ketika semua pebalap masih berdekatan dan hanya ada satu jalur ideal untuk melintas.
Menurut Hodgson, Bezzecchi sempat mengalami sedikit selip dan menggunakan teknik meluruskan motor lebih awal agar bisa mendapatkan akselerasi maksimal keluar tikungan. “Dengan cara itu, motornya seperti ‘meloncat’ ke depan. Saya yakin Bezzecchi tidak bermaksud menyalip Marquez di sana, tapi kecepatan tambahan itu membuatnya terjebak di posisi yang sulit,” kata Hodgson.
Baca Juga: Kronologi Benda Langit Mirip Meteor Jatuh di Cirebon Diikuti Api Berkobar, Begini Penjelasan BMKG
Dalam situasi genting tersebut, Bezzecchi mengalami target fixation—terlalu fokus pada satu titik hingga gagal mengantisipasi kondisi sekitar. Ia mencoba menghindar dengan menutup gas di detik terakhir, namun sudah terlambat.
Benturan keras pun tak terelakkan. Akibat tabrakan itu, Marquez mengalami cedera pada bahu, sementara Bezzecchi terjatuh dengan keras.
“Ini salah satu insiden yang sangat berantakan, tapi bisa terjadi kapan saja di balapan. Semuanya berlangsung sangat cepat,” kata Hodgson.
Setelah kecelakaan, Marquez langsung dilarikan ke medical centre di area sirkuit. Pemeriksaan awal menunjukkan adanya cedera serius pada bahu kanan dan indikasi patah tulang selangka. Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, membenarkan bahwa kondisi Marquez cukup mengkhawatirkan.
“(Marc Marquez) Ada indikasi patah tulang pada bahu kanan. Kami akan melakukan pemindaian (scan) lanjutan untuk menentukan apakah perlu operasi atau tidak,” ujar Tardozzi, dikutip dari Tribun Sport.
Ducati kemudian mengumumkan bahwa Marquez akan diterbangkan malam itu juga ke Madrid, Spanyol, untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Cedera ini menambah daftar panjang masalah pada bahu kanan Marquez, yang sebelumnya sudah empat kali dioperasi setelah kecelakaan di Jerez tahun 2020.
Dampak pada Jadwal dan Sisa Musim
Dengan empat seri tersisa di musim MotoGP 2025, masa depan Marquez di sisa balapan masih tanda tanya. Agenda berikutnya adalah Phillip Island (Australia, 17–19 Oktober), disusul Sepang (Malaysia, 24–26 Oktober), Portimao (Portugal, 7–9 November), dan Valencia (Spanyol, 14–16 November).
Ducati menyatakan akan menunggu hasil pemeriksaan di Madrid sebelum memutuskan apakah Marquez dapat kembali membalap. Sementara itu, Bezzecchi dipastikan tidak mengalami cedera serius.
"Marco baik-baik saja. Kami baru saja mendapat kabar dari Dr. Charte bahwa dia dibawa ke rumah sakit untuk dipindai dan tidak ada tulang yang patah,"ujar Massimo Rivola, CEO Aprilia.
Itulah kronologi kecelakaan Marc Marquez dan Bezzecchi di MotoGP Mandalika 2025. Kecepatan, teknik, dan reaksi sepersekian detik bisa menentukan nasib seorang pebalap. Para penggemar MotoGP di seluruh dunia kini menantikan kabar pemulihan The Baby Alien dan berharap ia segera kembali ke lintasan dengan kondisi prima. (*)
| Source | : | Kompas.com,tribun sport |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Nesiana |