Grid.ID - Beberapa waktu lalu, aksi Ahmad Dhani usul soal UU anti-flexing mendadak jadi sorotan. Hal itu bahkan membuat Ge Pamungkas & Jovial Da Lopez ikut angkat bicara.

Ya, Jovial bahkan blak-blakan menyebut perkara tersebut bukan sesuatu yang urgent sampai diperlukan aturan undang-undang (UU). Pasalnya, sebagai manusia harusnya pejabat atau anggota DPR memiliki empati kepada sesama.

Termasuk untuk sadar diri agar tak perlu pamer-pamer kekayaan (flexing).

"Kenapa harus ada Undang-undangnya, seharusnya itu adalah sifat dasar mereka. Maksudnya orang kalau udah punya empati, dengan kesadaran sendiri nggak ada keinginan untuk flexing," ujar Jovial Da Lopez dikutip Grid.ID dari Tribunnews.com, Minggu (14/9/2025).

"Gue bingung kenapa harus ada undang undang untuk mengatur itu," imbuh Jovial.

Setali tiga uang dengan Jovial, Ge Pamungkas juga bahkan mempertanyakan alasan sampai tercetusnya ide dari aksi Ahmad Dhani usul soal UU anti-flexing.

"Menurut aku, kenapa asal-muasal diciptakan Undang-undang mungkin karena kurangnya empati. Which is itu salah satu yang masyarakat inginkan dalam 17+8," beber Ge Pamungkas.

Ge Pamungkas bahkan makin penasaran dan menduga apakah tercetusnya ide itu lantaran takutr masyarakat akan marah.

"Kedua, aku penasaran alasannya itu kenapa. Apakah takut masyarakat marah?" imbuh Ge Pamungkas.

Lebih lanjut, Ge Pamungkas menilai apakah munculnya UU itu hanya karena takut masyarakat marah, berarti memang pejabat sebenarnya berniat untuk flexing.

"Kalau Undang-undang anti flexing itu diadakan karena takut masyarakat marah, artinya mereka itu ingin flexing dong karena takut masyarakat marah. Harusnya karena kita empati karena pengin kontribusi para masyarakat makanya kita nggak mau flexing," papar Ge.

Baca Juga: Ahmad Dhani Akui Kini Lebih Pilih Cari Duit dari Jalur Konser, Ternyata Ini Alasannya

Halaman Selanjutnya

Source : Tribunnews.com,KOMPAS.com
Penulis : Siti M
Editor : Siti M

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#anak

#paskah

#meninggal dunia

#pegawai

#Indonesia

#maia estianty

#Lucinta Luna