Grid.ID – Aksi demo yang beberapa hari ini berjalan salah satunya untuk menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset Koruptor. Mantan Anggota DPR, Angelina Sondakh pun turut mengomentarinya.
Angelina Sondakh bukan hanya sebagai mantan anggota DPR, tapi juga pernah menjadi terpidana korupsi kasus Wisma Atlet. Wanita yang disapa Angie itu terbukti merugikan negara sebesar Rp. 33,73 Miliar.
Angie bercerita bagaimana pengalamannya ketika menjalankan perannya di ‘bangku DPR’. Menurutnya, tugas melayani rakyat mudah dibumbui permainan kekuasaan yang tujuannya untuk kepentingan segelintir kelompok.
“Permainan kekuasaan, permainan kepentingan gitu. Dan sesungguhnya kan nilai idealisme untuk semua kepentingan rakyat, tapi di jamannya aku, aku melihat itu menjadi kepentingan segelintir orang dan segelintir kelompok saja,” kata Angelina Sondakh di Rumpi episode Kamis (28/8/2025).
Ambisinya untuk mempertahankan jabatan dan kekuasaan ternyata membuat Angie gelap mata. Dia mengakui pernah hilang rasa empati terhadap rakyat hingga membuatnya terjerumus pada korupsi.
“Candu dan ketagihan, semakin banyak orang memberimu respek itu kita jadi kayak ‘ya aku butuh lebih, aku butuh lebih’. Dari yang awalnya itu cuma jadi anggota, terus aku jadi ketua, terus aku jadi wakil sekjen.”
“Jadi ternyata pergulatan mental dari seseorang yang diberi jabatan publik dan amanat publik itu ada pada dirinya sendiri. Aku dulu sangat tidak kuat. Namanya juga 27 tahun, masih punya banyak mimpi dan ambisi, akhirnya kehilangan kepekaan, kehilangan empati, kehilangan simpati terhadap rakyat,” cerita Angelina Sondakh.
Di tahun 2012, Angelina Sondakh terbukti melakukan korupsi dalam proyek Wisma Atlet Sea Games Palembang. Dia terbukti menerima rupiah dan dollar yang saat itu diperkirakan berjumlah Rp 33,73 Miliar.
Angelina Sondakh pun menjalani masa hukuman penjara 10 tahun dan denda Rp. 19 Miliar. Tak hanya itu, Angie juga kehilangan sejumlah hartanya yang disita oleh negara.
“Saya disita asetnya,” ucap Angie.
Kala itu, kasus Angelina Sondakh menjadi sorotan media nasional. Dia legawa kehilangan asetnya agar menjadi efek jera dan peringatan bagi para koruptor. Karenanya, Angie pun setuju jika RUU Perampasan Aset disahkan.
Baca Juga: Sebelum Rumah Digeruduk Massa, Nafa Urbach Sempat Minta Maaf ke Warga Sekitar
| Penulis | : | Winda Lola Pramuditta |
| Editor | : | Winda Lola Pramuditta |