Grid.ID - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) tunjukkan solidaritasnya sebagai driver dengan mengiringi proses pemakaman Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal dunia usai dilindas oleh rantis Brimob pada Kamis (28/8/2025) malam.
Seperti diketahui, driver ojol kelahiran tahun 2004 tersebut meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri dalam demo di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.
Video yang memperlihatkan kejadian nahas tersebut pun langsung beredar di media sosial. Tak jarang yang mengunggah ulang video tersebut.
Ratusan hingga ribuan driver ojol pun menunjukkan solidaritas dan ungkapan berbelasungkawa. Para pelayat ikut iring-iringan dengan motor masing-masing, lengkap dengan atribut ojol secara lengkap.
Potret iring-iringan driver ojol ini terlihat dari salah satu akun Instagram yang mengunggah suasana haru tersebut. Dalam video itu, tampak sejumlah driver ojek online ikut mengantar jenazah ke pemakaman.
Ratusan driver ojol ini berangkat dari rumah duka di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat. Lalu pada gambar tersebut, terlihat para driver memenuhi Jalan Jenderal Sudirman menuju TPU Karet Bivak.
Sementara itu, dilansir dari Kompas.com pada Jumat (29/8/2025), Kapolda Metro Jaya menggelar jumpa pers. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri yang melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) usai demo di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.
"Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya," ujar Sigit.
Sementara itu, pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas oleh mobil Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.
Affan Kurniawan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah dilindas mobil Rantis Brimob Polri. Namun nyawa Affan Kurniawan tak tertolong.
Baca Juga: Buntut Driver Ojek Online Dilindas Rantis, Pengemudi Ojol Mulai Datangi Gedung DPR
| Penulis | : | Christine Tesalonika |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |