Grid.ID - Kabar pasutri di Malang ditemukan tewas di rumahnya menjadi perhatian warga sekitar. Keduanya ditemukan tak bernyawa dengan kondisi berbeda, warga ungkap kepribadian korban.
Pasangan suami istri di Malang ditemukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Penemuan jasad keduanya oleh warga terjadi pada 22 Juli 2025 pagi sekitar pukul 08.15 WIB.
Kedua korban diketahui bernama Iin Handayani dan Arik. Iin ditemukan tergeletak bersimbah darah, sementara Arik ditemukan dengan kondisi gantung diri.
Hal itu pun memunculkan dugaan adanya pembunuhan yang diakhiri oleh aksi bunuh diri pelaku. Korban Iin mengalami tiga luka tusukan di tubuhnya.
"Iin mengalami 3 luka tusukan di tubuhnya, yakni di dada, perut, dan paha," ujar Sarmat, tetangga sekaligus paman korban, dikutip dari Kompas.com.
Ia menjelaskan bahwa saat ditemukan, Iin dalam kondisi sekarat. Dibantu olah warga setempat, Iin kemudian dibawa ke rumah sakit dengan harapan nyawanya bisa diselamatkan.
Namun karena kondisinya sudah parah, Iin meninggal dunia dalam perjalanan. Sementara sang suami telah meninggal gantung diri.
"Namun, saat di perjalanan ia meninggal dunia. Sementara suaminya memang sudah meninggal gantung diri," tambahnya.
Sebelumnya juga tidak ada indikasi cekcok atau keributan yang berarti dari rumah korban. Sementara kepolisian masih menyelidiki kronologi kejadiannya.
"Tidak ada teriakan atau suara cekcok. Kami tahunya tiba-tiba sudah seperti itu," ujar Sarmat.
Lebih lanjut, Sarmat juga mengungkap kepribadian kedua pasutri tersebut. Menurutnya, keduanya memang cukup tertutup dan tidak pernah kumpul dengan tetangganya.
| Source | : | Tribun Jatim,Kompas.com |
| Penulis | : | Ines Noviadzani |
| Editor | : | Irene Cynthia |