Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi nangis lihat kondisi alam di Bogor. Dedi pun menyentil aktivitas tambang yang dianggap menimbulkan kerusakan lingkungan.
Seperti diketahui, sosok Dedi Mulyadi memang kerap jadi sorotan. Apalagi sejak Dedi Mulyadi menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2025-2030.
Pasalnya, Dedi Mulyadi kerap melahirkan kebijakan-kebijakan yang menuai pro kontra publik. Kerap jadi sorotan, baru-baru ini nama Dedi Mulyadi kembali ramai diperbincangkan.
Hal itu karena Dedi Mulyadi meluapkan kegundahan hatinya terkait aktivitas tambang di Bogor yang dianggap menimbulkan banyak kerusakan. Bahkan, Dedi Mulyadi nangis lihat kondisi Bogor sekarang.
Tangis Dedi Mulyadi itu pecah saat hadir di kegiatan Abdi Nagri Nganjang Ka Warga. Di hadapan warga Parungpanjang, Kabupaten Bogor itu, Dedi mengaku kerap menangis setiap kali menyaksikan kondisi alam di Bogor.
Dedi mengaku tak bisa menahan kesedihannya saat melihat kondisi alam di Bogor yang sudah mulai rusak. Ia juga sedih lantaran gunung di Bogor yang digali dan dihancurkan demi proyek-proyek properti di Jakarta dan Tangerang.
Mirisnya, aktivitas tambang itu justru lebih menguntungkan para pemodal ketimbang masyarakat sekitar. Hal itu lah yang membuat hati Dedi Mulyadi sakit.
"Kang Dedi kunaon ceurik wae, lain ceurik teu boga pamajikan, tapi ceurik nyengceurikan ieu lembur (Kang Dedi kenapa terus menangis, bukan menangis karena tak punya istri, tapi menangisi ini kampung)," ujar Dedi dikutip dari TribunJabar pada (15/07/2025).
"Gunung Rentul, batu sing gulutuk, jadi wangunan di Tangerang, jadi wangunan di Jakarta, ngalahirkeun properti, (gunung, batu menjadi bangunan di Tangerang, Jakarta, melahirkan properti), " ungkapnya.
"Jelema nu baleunghar ti gunung batu nu aya didieu," tambah Dedi.
| Source | : | Kompas.com,TribunJabar.id |
| Penulis | : | Widy Hastuti Chasanah |
| Editor | : | Widy Hastuti Chasanah |