Grid.ID - Zaskia Adya Mecca ungkap dirinya dan rekan-rekan gagal ikut ikut long march to Gaza. Hal itu rupanya lantaran adanya ancaman dari intel yang mengarah atau beresiko diculik.
Sontak saja, hal ini membuat istri Hanung Bramantyo itu dan rekan-rekan artis menjadi terancam dan akhirnya memutuskan pulang usai gagal ikut long march to Gaza.
Terbaru, Zaskia Adya Mecca bahkan membagikan video keresahan dari rekan-rekannya yang seperti dibuntuti intel dan tak bisa melakukan long march.
"Mau satu dunia turun, gak akan terjadi apa-apa gimana pun. Sekarang beberapa orang yang udah ilang gak ada kabarnya sama sekali," ujar Ratna Galih di depan rekan-rekannya, termasuk Zaskia Adya Mecca.
Ratna Galih juga mengatakan jika grup mereka gegabah melangkah, ada kemungkinan buruk yang bisa diculik intel. Pasalnya hal tersebut ternyata sudah kejadian dan menimpa perwakilan dari negara tetangga.
Ditambah lagi, nama grup Zaskia Adya Mecca dan rekan-rekan ternyata sudah masuk ke tangan intel.
"Sekarang yang mau kita pikirin langkah gegabah yang kita ambil salah satu dari kita terburuknya tuh bisa diculik. Yang wakil tetangga kita aja, itu ada orang yang diculik.
Nah sekarang salah satu nama dari grup ini kan sebenernya udah masuk di intel mereka. Kalau kita gegabah, itu resiko terburuknya," ujar Ratna Galih.
Alhasil, Zaskia dan kawan-kawan harus menelan pil pahit perihal suaranya yang dibungkam dan dibatasi dalam mendukung kemerdekaan dari Palestina.
"Gua pun kayak gak terima kenyataan kita tuh kayak kita bener-bener dibungkam ya, suara kita diambil. Kita nggak bisa ngapa-ngapain.
Kita bebas terlihat kita nyaman, tapi kita nggak punya keamanan di sini tuh. Orang liat ke kita aja udah kayak kenapa nih udah trust issue sama semua orang kan," tandas Ratna Galih.