Grid.ID- Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan, bentuk-bentuk baru perselingkuhan mulai bermunculan. Jika dulu ancaman selingkuh datang dari rekan kerja atau media sosial, kini chatbot dan AI bisa mengambil peran yang sama berbahayanya.

Kasus hubungan emosional antara manusia dan AI seperti dalam artikel The Intelligence is Artificial, The Love Is Real membuktikan bahwa batas antara kenyataan dan ilusi bisa kabur. AI yang dirancang untuk memberikan perhatian dan pujian dapat menjadi tempat pelarian emosional bagi seseorang yang sedang merasa kesepian.

Bahkan tanpa sentuhan fisik, kedekatan digital semacam ini bisa merusak keintiman dalam rumah tangga. Untuk itu, penting bagi pasangan untuk mengambil langkah preventif yang konkret.

Mengutip Psychology Today, Sabtu (19/4/2025), ada empat strategi utama yang dapat diterapkan untuk mencegah pasangan selingkuh dengan AI. Strategi ini membantu menjaga komitmen dan keharmonisan di tengah gempuran kecanggihan teknologi.

1. Tetapkan Batasan yang Jelas

Langkah pertama dalam menjaga hubungan dari pengaruh negatif AI adalah menetapkan batasan yang disepakati bersama. Pasangan perlu berdiskusi secara terbuka mengenai sejauh mana AI akan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Apakah hanya sebatas alat bantu pekerjaan, hiburan, atau juga sebagai teman bicara? Hindari penggunaan perangkat saat momen penting seperti makan malam keluarga, obrolan intim, atau waktu berkualitas bersama.

Jika tidak dikendalikan, AI bisa perlahan mengambil ruang emosional dalam hubungan. Menentukan batas waktu dan situasi penggunaan perangkat akan membantu mencegah keterikatan emosional yang berlebihan.

Langkah ini juga memperkuat keintiman antarpasangan yang seharusnya tak tergantikan oleh kecerdasan buatan. Dengan batasan yang jelas, ruang untuk potensi perselingkuhan digital bisa ditekan secara signifikan.

2. Prioritaskan Interaksi Antarmanusia

AI memang mampu memberikan respons yang cepat dan seolah selalu tersedia, namun tidak ada yang bisa menggantikan kehadiran fisik dan emosi dari pasangan manusia. Oleh karena itu, penting untuk secara sadar memprioritaskan interaksi langsung.

Luangkan waktu untuk berbincang tanpa gangguan perangkat, rencanakan aktivitas bersama, atau sekadar hadir sepenuhnya saat pasangan bercerita. Penelitian menunjukkan bahwa waktu berkualitas bersama pasangan dapat memperkuat ikatan emosional dan menurunkan risiko selingkuh.

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Psychology Today
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Nesiana

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#Lucinta Luna