Grid.ID - Sosok wanita bernama Rindika Putri (23) mendadak ramai jadi perbincangan. Ya, hal ini bermula dari cerita Putri yang mengaku jadi korban penipuan.
Mengetahui hal tersebut, Putri pun lantas sempat melaporkan kejadian penipuan yang dialaminya ke kantor polisi. Namun nahas, laporan Putri justru ditolak mentah-mentah oleh petugas.
Bingung harus melakukan apalagi, Putri lantas mencurahkan isi hatinya itu dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar) di Pekalongan, Jawa tengah.
Kronologi Penipuan
Dilansir dari TribunJabar.id, terungkap Putri ternyata menjadi korban penipuan saat membeli sepeda listrik. Yang dibelinya melalui media sosial, Facebook.
Harga sepeda listrik yang ditawarkan pun dibanderol dengan harga Rp 1.650.000. Dan ya, meski sepeda listrik tersebut barang second, Putri mengaku tak mempermasalahkannya.
"Setelah komunikasi dengan penjual, dari penjual bilang dengan harga Rp1.650.000 adalah barang baru bukan barang second atau bekas," kata Rindika Putri, dikutip dari TribunJateng, Senin (17/3/2025).
Setelahnya, Putri pun diminta untuk mentransfer uang sebesar Rp 450 ribu. Dimana penjual mengaku akan membuatkan nota dan untuk uang DP.
"Saya kan orang awam, tidak tahu kalau itu penipuan, penjual minta ditransfer dengan alasan untuk membuat nota," imbuh Putri.
Namun saat datang ke toko sepeda listrik itu berada itu melihat barang, karyawan toko mengatakan bahwa nota dari Putri itu bukan berasal dari tokonya. Sang pemilik toko bahkan mengatakan Putri adalah orang keenam yang mengalami hal serupa dan datang ke tokonya.
"Saya pergi ke Pemalang, tempat toko sepeda listrik tersebut untuk memastikan barang itu. Kemudian, dari keterangan karyawan toko bahwa nota itu bukan dari toko tersebut," beber Putri.
| Source | : | Tribunjateng.com,TribunJabar.id |
| Penulis | : | Siti M |
| Editor | : | Siti M |