Grid.ID – Puasa Syawal adalah salah satu puasa sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam setelah selesai menjalani puasa Ramadan selama 30 hari penuh. Puasa Syawal bisa mulai diamalkan sejak tanggal 2 Syawal atau satu hari pasca Idulfitri.
Rasulullah SAW menjelaskan dalam haditsnya bahwa orang yang berpuasa Ramadan selama satu bulan penuh, kemudian disambung dengan puasa 6 hari di bulan Syawal, maka akan memperoleh pahala senilai puasa sepanjang tahun.
"Barang siapa berpuasa Ramadhan lalu mengikutinya dengan enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Muslim no. 1164)
Cara Melaksanakan Puasa Syawal
Melansir dari Baznas.go.id, puasa syawal idealnya dilakukan selama 6 hari berturut-turut, dimulai dari tanggal 2 Syawal, satu hari setelah Idulfitri 1 Syawal 1446 H, hingga tanggal 7 Syawal. Namun, Syekh Ibnu Hajar al-Haitami dalam Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj berpendapat agak berbeda.
Syekh Ibnu Hajar al-Haitami menyebutkan bahwa puasa Syawal dapat dilakukan secara terpisah, tidak harus berturut-turut. Umat Islam yang hendak melaksanakan puasa Syawal bisa memilih enam hari yang sesuai dengan kenyamanan dan kesempatan dalam bulan Syawal.
Umat Islam diperbolehkan melaksanakan puasa Syawal, misalnya tiap hari Senin dan Kamis, melewati tanggal 13, 14, 15, dan seterusnya selama masih berada di bulan Syawal. Seandainya seseorang berniat puasa Senin-Kamis atau puasa ayyamul bidl (13,14, 15 setiap bulan hijriah), ia tetap mendapatkan keutamaan puasa Syawal sebab tujuan dari perintah puasa rawatib itu adalah pelaksanaan puasanya itu sendiri terlepas apapun niat puasanya.
Sama seperti puasa wajib saat Ramadan, puasa Syawal dilakukan sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Hal yang perlu diingat, umat Muslim juga harus membaca niat puasa di malam harinya. Berikut doa niat puasa Syawal yang bisa diamalkan:
Nawaitu shauma ghadin an ada i sunnatis Syawwali lillahi ta ala. Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta ala.”
Mengingat puasa Syawal adalah puasa sunnah, maka jika lupa niat pada malam hari, umat Muslim boleh membaca niat puasa pada siang harinya. Berikut adalah niat puasa Syawal jika dibaca di siang hari:
Nawaitu shauma hadzal yaumi an ada i sunnatisy Syawwali lillahi ta ala. Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah taala.”
Baca Juga: 5 Tips Menjaga Kualitas Tidur di Bulan Ramadan, Bisa Bantu Atasi Rasa Kantuk Saat Berpuasa!
| Source | : | tribunnews,Baznas.go.id,chat gpt |
| Penulis | : | Okki Margaretha |
| Editor | : | Okki Margaretha |