Grid.ID- Ramadan 2025 menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh umat Islam di seluruh dunia.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul saat bulan suci ini adalah, "Apakah lebih baik mendahulukan berbuka puasa atau salat Maghrib lebih dahulu?"
Pertanyaan ini menjadi perdebatan di kalangan masyarakat karena waktu berbuka puasa bertepatan dengan masuknya waktu salat Maghrib.
Anjuran Rasulullah SAW dalam Berbuka Puasa
Dalam beberapa hadis, Rasulullah SAW memberikan contoh bagaimana beliau berbuka puasa.
Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW biasanya berbuka puasa terlebih dahulu dengan beberapa butir kurma sebelum melaksanakan salat Maghrib.
Jika tidak ada kurma, beliau akan berbuka dengan air. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut:
“Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam biasanya berbuka puasa dengan menyantap beberapa buah kurma segar (ruthab) sebelum mendirikan salat Maghrib.
Bila tidak ada kurma segar, maka beliau menyantap beberapa buah kurma kering (tamr), dan bila tidak ada kurma, maka beliau meneguk beberapa teguk air.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Dari hadis ini, para ulama menyimpulkan bahwa lebih utama untuk membatalkan puasa terlebih dahulu dengan makanan ringan sebelum melaksanakan salat Maghrib.
Dalam hadis lain, Rasulullah SAW juga memberikan panduan mengenai mendahulukan makan saat makanan telah tersaji.
“Jika makan malam telah tersajikan, maka dahulukan makan malam terlebih dahulu sebelum sholat Maghrib dan tak perlu tergesa-gesa dengan menyantap makan malam kalian.” (HR Bukhari dan Muslim)
| Source | : | Kompas.com,Tribun Jabar |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |