Laporan wartawan Grid.ID, Devi Agustiana
Grid.ID - DPN Peradi Bersatu menggelar sidang etik buntut insiden dalam persidangan anggotanya, Razman Nasution, dengan Hotman Paris.
Selain membeti teguran lisan dan tertulis, Peradi Bersatu juga menghimbau Razman untuk menyampaikan permintaan maaf secara tertulis kepada lembaga terkait, termasuk Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
"Menyampaikan permintaan maaf secara tertulis kepada pengadilan penegak hukum lainnya dan masyarakat lainnya," kata ketua umum Peradi Bersatu, Zevrijn Boy Kanu, di kantor Peradi Bersatu di kawasan PIK 2, Tangerang, Jumat (14/2/2025).
Razman pun legowo atas semua keputusan yang diterbitkan. Ia berjanji akan menjaga marwah sebagai seorang advokat dan menuruti hasil keputusan sidang etik.
"Saya akan menerima dengan ikhlas, tulus, legowo keputusan ini. Jadi kami akan mem-followup. Kami akan melakukan tindakan yang lebih bermartabat, bermarwah, beretika di ruang persidangan," kata Razman Nasution
Ketika ditanya apakah akan ada permintaan maaf juga kepada pihak Hotman Paris, Razman dengan tegas menjawab.
"Gak perlu, kenapa urusan saya sama Hotman, dia kan pelapor. Ya sudah dia datang saja di persidangan," tegas Razman.
"Kalau kepada Hotman saya mana ada minta maaf," sambungnya.
Sebagai informasi, kericuhan terjadi pada sidang kasus dugaan pencemaran nama baik Hotman Paris dengan terdakwa Razman Nasution di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara pada 6 Feruari 2025 lalu.
Hal itu terjadi usai majelis hakim memutuskan sidang digelar tertutup. Akan tetapi, pihak Razman menginginkan sidang digelar terbuka.
| Penulis | : | Devi Agustiana |
| Editor | : | Nesiana |