Laporan Wartawan Grid.ID, Hana Futari
Grid.ID - Aktor sekaligus sutradara Umay Shahab menceritakan ketakutan terbesar di hidupnya.
Umay Shahab memiliki ketakutan besar akan kehilangan orang-orang tersayangnya, terlebih orangtua.
“Mungkin masih bahas kehilangan karena selalu itu yang bikin gue takut, ketakutan gue setiap hari,” ujar Umay Shahab ditemui di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2024).
“Gimana kalau orangtua gue ninggalin gue,” imbuhnya.
Umay Shahab memikirkan apakah mentalnya siap apabila ditinggal orangtuanya.
“Gimana mental gue, siap apa enggak,” kata Umay Shahab.
Kekasih Inarah Syarafina merasa jika dirinya akan mati rasa apabila mengalami kehilangan orang-orang terdekat.
“Kayaknya gue merasa mati rasa segitunya ketika orang yang gue sayang ninggalin gue,” lanjutnya.
Umay Shahab pun mengaku sampai menangis ketika menceritakan ketakutan terbesarnya itu.
“Gue pun nangis ketika cerita takut kehilangan orangtua gue, orang-orang yang gue sayang,” lanjutnya.
Baca Juga: Perdana Jadi Produser Film Horor, Umay Shahab Malah Takut
Sebagai media menuangkan ketakutannya, Umay Shahab pun membuat film berjudul Perayaan Mati Rasa.
“Kenapa jadi difilmkan ini apa hal personal yang bisa gue tuangin, ya film yang buah pemikiran gue sendiri,” kata Umay Shahab.
Dibanding berlarut dalam keterpurukan, Umay justru berpandangan lain soal mati rasa.
“Gue berpikir mati rasa itu abstrak banget, aneh merasakan tidak merasa apa apa. Itupun harus dirayakan,” terang Umay Shahab.
Menurut Umay Shahab, setiap perasaan yang dialami individu harus disyukuri.
“Ketika kita nggak merasakan apa-apa terlalu sedih, terlalu bahagia. Gue rasa semua elemen perasaan harus dirayakan, disyukuri,” ujarnya.
“Mau bahagia mau ketawa mau napas kita hari ini harus disyukuri. Kenapa hal-hal negatif harus diterima dan disyukuri,” tutup Umay Shahab.
Umay Shahab kembali menjadi sutradara untuk film Perayaan Mati Rasa produksi Sinemaku Picture.
Salah satu konflik yang dihadirkan dalam film tersebut yaitu kehilangan orangtua yang dalam kehidupan nyata merupakan ketakutan terbesar Umay Shahab.
Baca Juga: Perdana Main Film Horor, Bryan Domani Belajar Dialek dari Umay Shahab
(*)
| Penulis | : | Hana Futari |
| Editor | : | Winda Lola Pramuditta |