Laporan Wartawan Grid.ID, Devi Agustiana

Grid.ID – Siapa sih yang tidak tahu bubur sumsum?

Bubur sumsum memiliki cita rasa gurih dan manis, serta bertekstur sangat lembut.

Biasanya bubur sumsum disajikan saat ritual adat sebagai ungkapan syukuran atas lancarnya sebuah acara.

Bubur sumsum dianggap sebagai simbol berkah dan kesehatan, karena putihnya dianggap mirip dengan warna sumsum tulang bersih.

Dilansir Grid.ID dari Grid Kids, bubur sumsum jga dianggap melambangkan kesetaraan.

Sebab makanan ini dipersiapkan untuk dikonsumsi semua orang yang ikut berbahagia dan bersyukur.

Bubur sumsum memiliki filosofi bahwa kebahagiaan dan rasa syukur bisa diperoleh dari hal-hal sederhana.

Makanan ini terbuat dari bahan-bahan sederhana, tapi lezat dan bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Baca Juga: Erina Gudono Jago Masak, Resep Bubur Candil Ubi Ungu ala Calon Istri Kaesang, Putra Presiden Joko Widodo

Berbicara mengenai bubur sumsum, yuk simak tips membuat bubur sumsum yang lembut dan tak menggumpal!

Tips pertama adalah tepung beras harus diayak.

Dilansir Grid.ID dari Kompas.com, Sabrina Santoso, pemilik Pisang Ijo Cendana menyarankan agar tepung beras diayak sebelum diolah.

Dengan proses pengayakan, dipastikan tidak akan ada gumpalan pada hasil bubur ketika matang.

Kemudian, diaduk terus menerus.

Saat tepung beras dimasak bersama santan dan bahan lainnya, proses pengadukan tidak boleh berhenti.

Bubur harus terus diaduk untuk mencegah penggumpalan.

"Masaknya harus benar-benar sampai matang. Tidak bisa hanya sampai mendidih, langsung dimatikan api kompornya," kata Sabrina, Selasa (20/12/2022).

Oleh karena itu, kita harus mengaduknya dari awal proses masak sampai bubur sumsum matang.

Setelah mendidih, tetap aduk sebentar, barulah matikan api kompor.

Hasilnya bubur sumsum akan lembut sempurna.

(*)

Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Kompas.com,Grid Kids
Penulis : Devi Agustiana
Editor : Devi Agustiana

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#anak

#paskah

#meninggal dunia

#pegawai

#Indonesia

#maia estianty

#Lucinta Luna