Laporan Wartawan Grid.ID, Ragillita Desyaningrum

Grid.ID – Berbagai masalah pada sistem pencernaan kerap kali terjadi selama berpuasa di bulan Ramadhan.

Bukan karena puasanya, tapi karena kita yang tidak bisa menerapkan pola makan yang baik ketika berbuka puasa dan sahur.

Makanan pedas, berminyak, asam, hingga minuman mengandung kafein yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa sering dianggap sebagai pemicunya.

Baca Juga: Sahur dengan Mie Instan Supaya Praktis dan Kenyang, Ternyata Malah Bikin Cepat Lapar dan Sebabkan Hal Mengerikan Ini!

Akhirnya, muncul beberapa tanda atau gejala diare seperti perut yang terasa mulas hingga harus bolak balik ke toilet untuk buang air besar (BAB).

Tak hanya melelahkan, diare saat puasa seringkali berbahaya karena dapat membuat kita merasa lemas dan dehidrasi.

Hal ini terjadi karena setiap kali buang air besar kita akan kehilangan cairan dalam tubuh.

Baca Juga: Rahasia Hidrasi Tubuh Saat Puasa Agar Tidak Kekurangan Cairan, Perhatikan Hal-hal Ini Saat Sahur dan Berbuka Puasa ya!

Lalu, apa yang harus dilakukan ketika kita mengalami diare saat sedang berpuasa?

Melansir Kompas.com, seorang dokter spesialis penyakit dalam, dr Andi Khoemini Takdir, Sp.PD menyarankan supaya orang yang mengalami diare hebat untuk tidak melanjutkan puasanya.

"Selama masih diare, saran saya jangan dilanjut puasanya. Karena ada risiko dehidrasi," ujar Andi saat dihubungi Kompas.com, Rabu, (14/4/2021).

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Kompas.com,Tribunnews.com,Surya.co.id
Penulis : Ragillita Desyaningrum
Editor : Irene Cynthia

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia