Laporan Wartawan Grid.ID, Menda Clara Florencia

Grid.ID - Kehidupan seks bebas ternyata memiliki dampak yang cukup rumit untuk sistem reproduksi.

Ada beberapa risiko yang harus diketahui ketika berani melakukan seks bebas atau seks sebelum menikah atau melakukan seks dengan gonta-ganti pasangan.

Resiko berbahaya jika seks dilakukan di usia muda atau kurang dari 19 tahun.

Baca Juga: Pasang Papan Pengetahuan 'Wanita Suci Bakal Lahirkan Anak yang Lebih Cerdas' untuk Cegah Seks Bebas, Sekolah Ini Langsung Banjir Hujatan

Melalui saluran YouTube, dr. Clarin Hayes menjelaskan di usia muda, oragna serviks belum siap bersentuhan dengan penis.

"Mulut rahim belum benar-benar matang, atau belum siap untuk melakukan hubungan seksual, istilahnya belum kuat," kata dr. Clarin Hayes di YouTube, Minggu (11/10/2020).

Selanjutnya, adalah risiko berhubungan seksual, dalam hal ini adalah tertular Human Papilloma Virus (HPV).

Baca Juga: Kakek 77 Tahun Jadi Dalang Sekte Sesat Penganut Seks Bebas, Para Wanita Lakukan Ritual Menari Tanpa Busana Hingga Relakan Tubuhnya Dilecehkan

dr. Clarin menjelaskan, setiap berhubungan seks memang memiliki risiko, meskipun dengan pasangan resmi, apalagi seks bebas, tentu saja, risiko tertular HPV sangat besar.

"Itu sebabnya vaksin HPV itu dilakukan sebelum seseorang berhubungan seksual," katanya.

Saat berhubungan seks, epitel mukosa sekviks menjadi tidak utuh lagi, dan terdapat mikrolesi atau luka.

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : YouTube
Penulis : Menda Clara Florencia
Editor : Deshinta N

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#dewi perssik