Grid.ID - Apikasi Zoom menjadi salah satu yang banyak digunakan untuk tetap berkomunikasi selama masa work from home (WFH).

Aplikasi video conference ini mendadak menjadi hits di era social distancing, bahkan, pejabat pemerintah pun menggunakan Zoom ini untuk berkomunikasi dengan jajaran menterinya.

Marak digunakan saat social distancing, Zoom ternyata menyimpan bahaya yang tak disadari oleh penggunanya.

Baca Juga: Foto Anak Kesayangannya Dicomot untuk Akun Jual Beli Bayi, Nikita Mirzani Ngamuk: Akan Saya Pidanakan!

Meski pihak Zoom menjanjikan keamanan sistem dan privasi pengguna, nyatanya hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Media ternama, The Intercept, melaporkan bahwa aplikasi ini ternyata tidak melakukan enkripsi untuk panggilan video yang dilakukan pengguna.

Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh juru bicara Zoom.

Aplikasi video conference yang rawan pencurian data, Zoom
Inc.com
Aplikasi video conference yang rawan pencurian data, Zoom

Baca Juga: Adiknya Kena Labrak Tetangga Gara-gara Bikin Konten YouTube, Oki Setiana Dewi Minta Sang Adik Kirim Parsel ke Tetangga

Menurutnya, sistem keamanan Zoom hanya mengandalkan protokol Transport Layer Security (TLS).

"Saat ini, tidak memungkinkan untuk menghadirkan enkripsi end-to-end untuk panggilan video Zoom. Zoom menggunakan kombinasi TCP dan UDP sebagai pengamanan. TCP dibuat berdasarkan protokol TLS," ungkap juru bicara Zoom.

TLS sendiri merupakan protokol yang digunakan untuk memperkuat keamanan website dengan protokol komunikasi berupa HTTPS.

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Kompas.com
Penulis : None
Editor : Ulfa Lutfia Hidayati

Tag Popular

#berita artis hari ini

#Pajak

#teuku ryan

#meninggal dunia

#pernikahan

#gajah sumatera

#gubernur jabar

#Indonesia

#harimau

#Denada