Find Us On Social Media :

Kronologi Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras usai Podcast Tentang Remiliterisme, Aksi Kejam Pelaku Terekam CCTV

By Widy Hastuti Chasanah, Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15 WIB

Simak kronologi aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras usai podcast tentang remiliterisme, begini kondisinya!

Grid.ID - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal. Andrie disiram air keras usai podcast tentang remiliterisme di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI), Menteng, Jakarta Pusat.

Setelah insiden itu, Andrie Yunus lantas dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan itu, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen.

Lantas bagaimana kronologi aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras usai podcast tentang remiliterisme? Simak penjelasannya.

Kronologi Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras usai Podcast Tentang Remiliterisme

Aktivis KontraS, Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di wilayah Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) malam. Melansir Kompas TV, insiden itu terekam di rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dalam rekaman CCTV itu, tampak terduga pelaku yang berjumlah dua orang berboncengan motor dan melintas di lokasi. Mereka juga sempa memutar balik hingga berpapasan dengan korban yang juga tengah mengendarai sepeda motornya.

Saat berpapasan itu lah, pelaku yang datang dari arah berlawanan langsung menyiram air keras ke arah Andrie. Andrie lantas menjatuhkan motornya di pinggir jalan hingga teriak histeris.

Mendengar teriakan itu, warga sekitar datang memberi pertolongan. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP, Roby Heri Saputra juga membenarkan insiden tersebut.

"Ya benar, telah terjadi tindak kekerasan berupa penyiraman air keras kepada satu orang yang bekerja di KontraS," ungkapnya.

Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut. Ia juga menyebut pelaku terindikasi berjumlah 2 orang.

Baca Juga: Cemburu, Pria di Batam Bunuh Kekasih Sesama Jenis, Ini Kronologinya