Grid.ID- Profil Ayu Puspita kini menjadi sorotan besar setelah kasus dugaan penipuan melalui bisnis Wedding Organizer yang dikelolanya meledak di media sosial. Nama lengkapnya, Ayu Puspita Sari, ramai diperbincangkan karena diduga melakukan penipuan berskala besar hingga merugikan ratusan calon pengantin.
Total ada 230 pasangan yang menjadi korban dengan estimasi kerugian mencapai Rp 16 miliar. Dugaan penyalahgunaan dana klien untuk kepentingan pribadi semakin memicu kemarahan publik.
Mulai dari rumah mewah, gaya hidup yang diduga glamor, hingga perjalanan ke luar negeri ikut diungkapkan para korban. Lebih lengkapnya, inilah profil Ayu Puspita, perjalanan usahanya, hingga bagaimana sepak terjangnya berubah menjadi mimpi buruk bagi para pengantin yang tertipu.
Profil Ayu Puspita
Mengutip Tribunnewsmaker.com, Selasa (9/12/2025), Ayu Puspita dikenal sebagai pemilik Wedding Organizer (WO) dengan nama akun Instagram @byayupuspitaa. Ia memasarkan paket pernikahan yang terbilang murah tetapi terlihat lengkap, mencakup venue, dekorasi, katering, hingga dokumentasi.
Strategi pemasaran agresif di media sosial membuatnya cepat dipercaya banyak pasangan, terutama yang ingin mewujudkan resepsi impian dengan biaya terjangkau. Namun selain sisi profesionalnya, Ayu dikenal tertutup dan jarang berinteraksi langsung dengan warga sekitar tempat tinggalnya.
Profil Ayu Puspita kemudian diwarnai dengan skandal ketika sebuah resepsi di Jakarta Utara berlangsung tanpa makanan dan minuman, padahal semua biaya telah dilunasi klien. Insiden memalukan tersebut memicu puluhan korban lain angkat suara dan mengungkap bahwa mereka mengalami hal serupa.
Kecurigaan semakin kuat ketika salah satu korban menyinggung rumah mewah yang baru ditempati Ayu. Banyak yang menduga rumah itu dibeli menggunakan uang klien yang ditipu.
Metodenya bahkan disebut mirip skema ponzi. Yakni, uang klien baru digunakan untuk menutupi kewajiban ke klien sebelumnya.
Dalam unggahan video yang beredar, Ayu tak membantah tuduhan penggunaan dana klien untuk membeli properti. Ia menyatakan akan berusaha menjual rumah yang ia beli sebagai uang muka untuk mengembalikan dana korban.
Namun hal itu justru memperkuat dugaan bahwa aset pribadinya dibangun dari kerugian para pasangan pengantin. Publik pun semakin geram karena apa yang seharusnya menjadi hari terindah bagi para korban berubah menjadi mimpi buruk.
Menariknya, Ayu Puspita di mata warga sekitar, ia sempat dikenal suka membantu. Ketua RT dan warga di Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, menyebut Ayu sering menyumbang kebutuhan lingkungan, mulai dari gerobak sampah hingga nasi kotak untuk acara warga.