Find Us On Social Media :

Olahraga Padel Kini Jadi Cara Favorit Para Lajang Mencari Jodoh

By Mia Della Vita, Sabtu, 15 November 2025 | 20:49 WIB

Olahraga Padel Kini Jadi Ajang Cari Jodoh, Bagaimana Bisa?

Grid.ID- Fenomena olahraga padel kini melampaui sekadar tren olahraga dan berubah menjadi ruang sosial yang penuh peluang romantis. Di berbagai negara Eropa, padel tidak hanya menarik pencinta olahraga raket, tetapi juga para lajang yang ingin memperluas lingkaran pergaulannya.

Dengan suasana kompetitif namun ramah, banyak pemain justru menemukan kecocokan bukan hanya dalam permainan, tetapi juga dalam hubungan personal. Banyak masyarakat kini melihat lapangan padel sebagai alternatif baru pertemuan romantis, menggantikan klub malam atau aplikasi kencan.

Hal ini semakin menguat karena sejumlah klub mulai mengadakan turnamen khusus bagi para single. Perpaduan antara energi, kerja sama, dan interaksi intens membuat olahraga padel menjadi ajang cari jodoh yang unik dan menyenangkan.

Olahraga Padel Jadi Ajang Cari Jodoh

Tren olahraga padel kian berkembang hingga menjelma menjadi tempat pertemuan sosial yang tak terduga. Bukan hanya arena olahraga, padel kini dianggap sebagai tempat “flirting” atau ajang mencari pasangan.

Interaksi intens selama permainan membuka peluang terciptanya ketertarikan romantis. Banyak pemain mengaku bahwa padel menawarkan kesempatan untuk bertemu orang baru secara alami tanpa tekanan seperti yang sering ditemukan pada aplikasi kencan.

Dikutip dari Padel Magazine, Sabtu (15/11/2025), Majalah Society menggambarkan padel sebagai “bar tren baru” bagi para lajang, terutama mereka yang berusia 30-an. Suasana ramah dan komunitasnya yang inklusif membuat olahraga padel menjadi magnet bagi single yang ingin bersosialisasi.

Manuel Sanchez Ureta dari Padel Team Gourmet di Spanyol menjelaskan bahwa lapangan padel sering dipenuhi grup teman, termasuk para lajang usia 40-an yang sedang mencari pengalaman baru. Tak sedikit klub di Spanyol bahkan menyelenggarakan “singles tournaments”, sebuah kompetisi khusus bagi para single untuk bertanding sekaligus saling mengenal.

Seorang pemain bahkan menyimpulkan tren ini dengan jenaka. “Kalau umur 20 tahun kamu clubbing. Umur 30, kamu main padel," katanya.

Fenomena serupa mulai berkembang di Prancis. Di kota Vertou, dekat Nantes, sebuah acara bertajuk “padel speed dating” dibuat untuk mempertemukan para lajang langsung di lapangan.

Konsepnya sederhana namun efektif. Para pemain ditugaskan untuk bermain beberapa set dengan pasangan yang berbeda sambil berkenalan di sela-sela permainan. Dorine Rabas, salah satu penyelenggara, menjelaskan bahwa kegiatan ini lebih menyenangkan dibanding aplikasi kencan karena melibatkan interaksi langsung dan aktivitas fisik yang membuat suasana lebih hidup.

Inovasi paling unik hadir dari Swedia, ketika aplikasi kencan Tinder membangun lapangan padel di atap sebuah gedung di Stockholm. Anggota Tinder dapat memesan lapangan ini secara online dan mengajak pasangan “match” mereka untuk bermain bersama.