Grid.ID – Dalam dunia percintaan, menemukan pria matang, yang benar-benar siap melangkah ke jenjang pernikahan ibarat menemukan potongan puzzle terakhir yang hilang. Banyak wanita kerap mencoba berbagai cara, dari membujuk, memberi kode halus, hingga “mengatur skenario” untuk mendapatkan lamaran.
Namun, faktanya, pria memiliki “biological clock” mereka sendiri. Tidak ada trik instan yang bisa mempercepat proses ini.
Pria yang siap menikah layaknya taksi yang menyalakan lampu tanda “available”. Begitu waktunya tepat, mereka akan melaju menuju altar tanpa ragu. Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah seorang pria sudah masuk fase siap membangun pernikahan?
Berikut empat tanda yang diungkap para pakar hubungan, sebagaimana dikutip dari Today.com, Jumat (8/8/2025). Apa saja?
1. Masa "Oat-Sowing" Sudah Berlalu
John Malloy, penulis buku Why Men Marry Some Women and Not Others, menemukan bahwa pria yang siap menikah biasanya sudah merasa asing di dunia hura-hura yang dulu mereka sukai. Bar, klub dansa, dan biliar tidak lagi menarik minat mereka seperti dulu.
Ini bukan sekadar perubahan selera hiburan, tetapi tanda bahwa fokus hidupnya telah bergeser. Ia mulai mencari kenyamanan, stabilitas, dan hubungan yang bermakna. Ketika pria mulai memilih makan malam tenang bersama pasangan dibanding pesta hingga dini hari, kemungkinan besar ia telah memasuki fase siap membangun pernikahan.
2. Sudah Mandiri Secara Finansial
Menurut psikoterapis California, Tina Tessina, Ph.D., mayoritas pria menempatkan keamanan finansial sebagai syarat sebelum memulai keluarga. Pria yang masih berjuang menutup cicilan dan membayar tagihan biasanya belum siap menambah tanggung jawab baru.
Pria yang siap menikah menunjukkan kedewasaan dalam mengelola keuangan dan komitmen, baik pada pekerjaan maupun hubungan. Ia tak hanya berbicara tentang masa depan, tetapi juga mampu mewujudkannya secara nyata. Stabilitas finansial ini menjadi pondasi penting bagi kehidupan pernikahan yang sehat.
3. Memiliki Keinginan Menjadi Ayah