Find Us On Social Media :

Kronologi Gempa Magnitudo 4,1 di Bogor, Dipicu Sesar Aktif sampai Terdengar Suara Dentuman

By Fidiah Nuzul Aini, Jumat, 11 April 2025 | 17:31 WIB

Kronologi Gempa Magnitudo 4,1 di Bogor, Dipicu Sesar Aktif sampai Terdengar Suara Dentuman

Grid.ID - Berikut kronologi gempa magnitudo 4,1 di Bogor. Ternyata dipicu sesar aktif sampai terdengar suara dentuman.

Melansir dari Kompas.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab gempa bumi yang mengguncang wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan sekitarnya pada Kamis malam (10 April 2025) pukul 22.16 WIB. Gempa berkekuatan 4,1 magnitudo itu berpusat di wilayah daratan, tepatnya pada koordinat 6,62 Lintang Selatan dan 106,8 Bujur Timur, atau sekitar 2 kilometer arah tenggara dari pusat Kota Bogor, dengan kedalaman yang sangat dangkal, yaitu hanya 5 kilometer.

“Gempa ini termasuk jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” ujar Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis malam.

Guncangan gempa dirasakan di beberapa daerah, seperti Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Depok, dengan kekuatan III pada skala MMI. Skala tersebut menunjukkan bahwa getaran terasa cukup jelas di dalam bangunan, seolah-olah ada kendaraan berat yang sedang melintas.

Meskipun getarannya cukup terasa, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan akibat peristiwa gempa tersebut. BMKG juga menyatakan bahwa hingga pukul 22.28 WIB belum terdeteksi adanya gempa susulan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Melansir dari Tribunnews.com, Gempa bumi berkekuatan 4,1 magnitudo mengguncang wilayah Kota Bogor pada Kamis malam, 10 April 2025, yang memicu kerusakan serta kepanikan di sejumlah titik. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengingatkan warga agar tetap siaga terhadap potensi terjadinya gempa susulan.

Ia juga menyatakan bahwa pihaknya telah memperoleh laporan terkait kerusakan ringan yang menimpa beberapa kantor dinas di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.

"Sejauh ini, saya sudah menerima laporan terkait kerusakan ringan pada beberapa kantor dinas, dan kami terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memantau situasi," ucap Dedie Rachim.

Kerusakan Fisik yang Dialami Warga

Data yang dihimpun oleh Bidang Operasi Tagana Kota Bogor melalui Sumardi, pada Jumat dini hari (11/4/2025), menunjukkan bahwa gempa menyebabkan sejumlah kerusakan, seperti atap rumah roboh, tembok retak, hingga bangunan yang runtuh. Bangunan yang terdampak mencakup rumah tinggal milik warga serta fasilitas pendidikan.

Baca Juga: Pengakuan Warga di Bangkok Sebelum Gempa Dahsyat, Ngaku Sempat Lihat Cahaya Misterius