Grid.ID - Kasus pembunuhan wartawati di Banjarbaru, Juwita (23) semakin menemui titik terang. Kini terungkap motif oknum TNI AL Jumran (23) menghabisi nyawa Juwita.
Diketahui bahwa oknum TNI AL berpangkat Kelasi Satu, Jumran, ialah kekasih dari Juwita, sang wartawan media online di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Keduanya dikabarkan sudah melakukan prosesi lamaran dan akan segera menikah.
Namun rencana pernikahan itu pupus lantaran Juwita telah tiada. Tak disangka, Juwita meninggal di tangan Jumran, tunangannya sendiri.
Jenazah Juwita sebelumnya ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Gunung Kupang, Banjarbaru, pada Sabtu (22/3/2025) sekitar pukul 14.57 WITA. Di dekat jasad korban juga terdapat sepeda motornya.
Dari gelar rekonstruksi oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin, terungkap kronologi Jumran menghabisi nyawa Juwita. Reka ulang adegan tersebut digelar di Jalan Trans Gunung Kupang, Kiram, Kota Banjarbaru, pada Sabtu (5/4/2025).
Jumran mengeksekusi Juwita di dalam mobil yang telah ia sewa sebelumnya. Di dalam mobil itu, oknum TNI AL memiting dan mencekik sang kekasih hingga tewas.
Setelah korban tewas, Jumran kemudian turun dari mobil dan menghentikan seorang pengendara. Hal ini dilakukannya untuk mengambil sepeda motor Juwita di sebuah toko di Cempaka.
Setelah itu, Jumran mendorong sepeda motor Juwita di pinggir jalan, membuatnya seolah korban mengalami kecelakaan. Lalu, ia merusak HP korban untuk menghilangkan jejak.
Adegan berlanjut saat Jumran masuk ke mobil untuk mengambil jenazah Juwita. Ia mengeluarkan tubuh Juwita dari dalam mobil dan menempatkannya di pinggir jalan bersama sepeda motor.
Jumran juga berusaha untuk menghapus sidik jari di sepeda motor menggunakan air untuk menghilangkan jejaknya. Ia kemudian meninggalkan lokasi, berharap kejahatannya dapat tertutupi dengan sempurna.
Motif Pembunuhan
Baca Juga: Kronologi Lengkap Oknum TNI AL Jumran Bunuh Wartawati Juwita, Sudah Direncanakan Sebulan