Find Us On Social Media :

Sebelum Dibunuh, Wartawati Juwita Diduga Dirudapaksa oleh Oknum TNI AL, Ada Bukti Video

By Ayu Wulansari K, Kamis, 3 April 2025 | 11:49 WIB

Wartawati di Banjarbaru, Juwita, diduga dirudapaksa 2 kali oleh oknum TNI AL sebelum akhirnya dibunuh.

Grid.ID - Sebelum dibunuh oleh oknum TNI AL Kelasi Satu J atau Jumran, wartawati di Banjarbaru, Juwita, diduga telah 2 kali dirudapaksa oleh pelaku. Terungkap pula video yang direkam Juwita usai dirudapaksa oleh Jumran.

Usai pemeriksaan keluarga Juwita di Denpom AL Banjarmasin pada Rabu (2/4/2025), ditemukan dugaan bahwa Juwita dirudapaksa oleh oknum TNI AL Jumran sebanyak 2 kali. Dugaan pemerkosaan ini diungkap oleh kakak ipar korban.

Kuasa hukum keluarga korban, M Pazri pun mengungkapkan sejumlah bukti terkait dugaan kekerasan seksual yang dialami Juwita sebelum ditemukan tewas.

"Berdasarkan alat bukti, kami sampaikan bahwa korban mengalami kekerasan seksual, ini adalah pemerkosaan," ungkap Pazri, dikutip dari Banjarmasin Post, Kamis (3/4/2025).

Terungkap bahwa pemerkosaan pertama yang dialami Juwita adalah pada rentang waktu 25-30 Desember 2024. Kemudian pemerkosaan kedua dialami Juwita di hari yang sama dirinya dibunuh, yakni pada Sabtu (22/3/2025).

Diketahui bahwa Juwita berkenalan dengan Jumran melalui media sosial pada September 2024 lalu. Saat itu keduanya bertukar nomor telepon dan rutin menjalin komunikasi.

Kemudian pada rentang waktu 25-30 Desember 2024, Jumran meminta Juwita untuk memesan kamar hotel di Banjarbaru. Saat itu, Jumran berdalih kelelahan sehingga ingin beristirahat di kamar hotel.

Jumran pun menyuruh Juwita untuk menunggunya di sana. Saat Jumran tiba, ia membawa Juwita masuk ke kamar dan mendorongnya ke tempat tidur.

"Setelah itu, pelaku menyuruh korban menunggu, setelah datang pada hari itu, pelaku membawa korban masuk ke dalam kamar dan mendorong ke tempat tidur, pelaku sempat memiting korban sebelum merudapaksa di dalam kamar tersebut," jelas Pazri.

Usai dirudapaksa oleh Jumran, Juwita yang masih ketakutan, merekam video sang kekasih. Dengan tangan bergetar Juwita merekam Jumran yang tengah mengenakan celana dan baju usai melancarkan aksinya.

Peristiwa keji itu diceritakan oleh Juwita pada kakak iparnya pada 26 Januari 2025. Pazri pun menunjukkan bukti video pendek berdurasi 5 detik yang dibuat oleh korban.

Baca Juga: Fakta Baru Pembunuhan Berencana oleh Oknum TNI AL terhadap Wartawati di Banjarbaru, Eksekusi di Mobil