Grid.ID - Bagi pemudik yang sering melintasi jalur Selatan Jawa Barat pasti sudah tidak asing lagi dengan tanjakan Emen di Subang. Tanjakan dan Turnan Emen ini tepatnya berada di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Tanjakan ini terkenal lantaran sering memakan korban jiwa yang tak sedikit. Jika masih ingat, pada tahun 2018, di tempat ini pernah terjadi kecelakaan hebat yang memakan 27 jiwa dan 16 lainnya luka-luka.
Menurut Tribun Jabar, sejak tahun 2014, tercatat paling tidak ada 54 korban tewas kecelakaan di tanjakan tersebut. Dari 54 korban tewas, separuhnya meninggal dalam kecelakaan yang terjadi pada Februari 2018.
Tanjakan Emen kerap disebut jalur tengkorak karena memiliki kontur yang menanjak dan menurun tajam serta tikungan yang menukik. Jika pengendara tidak hati-hati, maka kecelakaan bisa saja terjadi.
Namun, ada satu hal yang menarik dari jalur mudik lintas selatan ini, yaitu kisah di balik namanya. Asal usul nama Tanjakan Emen Subang ternyata cukup miris dan memilukan.
Mengutip laman Intisari-Online.com, ada beberapa versi soal asal-usul nama Tanjakan Emen yang sering dibicarakan oleh warga sekitar. Konon nama Emen diambil dari salah satu korban kecelakaan tragis di lokasi tersebut.
Versi pertama menyebutkan bahwa nama Emen berasal dari seorang kernet bus yang mengalami kecelakaan di tempat tersebut sekitar tahun 1969. Saat itu, sebuah bus bernama Bus Bunga mogok di tanjakan.
Emen, sang kernet, berusaha mengganjal ban, namun nahas, rem bus blong. Akibatnya, Emen terseret dan meninggal dunia. Sejak saat itu, tanjakan tersebut dikenal dengan namanya.
Versi kedua menyebutkan bahwa Emen adalah korban tabrak lari yang tewas di lokasi tersebut. Tragisnya, mayatnya tidak langsung ditolong, melainkan disembunyikan di rimbunan pepohonan. Mitos yang berkembang mengatakan bahwa arwahnya menuntut balas, sehingga kerap terjadi kecelakaan di sana.
Versi ketiga, yang dianggap paling mendekati kebenaran, menyatakan bahwa Emen adalah seorang sopir oplet jurusan Subang – Bandung. Pada tahun 1964, ia mengalami kecelakaan tragis di tanjakan ini. Oplet yang dikendarainya diduga mengalami rem blong, menabrak tebing, kemudian terbalik dan terbakar. Banyak penumpang tewas dalam kejadian itu, dan hanya dua orang yang selamat.
Baca Juga: Catat Jadwal Sistem Contraflow, One Way dan Ganjil Genap Arus Mudik-Balik Lebaran 2025