Grid.ID - Masih banyak orang yang kesulitan untuk mengenali kondisi kulit yang dimiliki. Tak jarang, hal tersebut menyebabkan terjadinya kekeliruan pada pemilihan produk skincare dan perawatan kulit sehari-hari.
Untuk mengetahui kondisi kulit sendiri, sobat Grid harus tahu ciri-ciri dari tiap tipe dan kondisi kulit. Mengetahui ciri-ciri dari tiap tipe dan kondisi kulit, akan membantu sobat Grid mengenali kulit dengan lebih baik, loh!
Dalam artikel ini, Grid.ID akan membahas dua kondisi kulit, yaitu kulit kering dan kulit dehidrasi. Kulit kering dan kulit dehidrasi, merupakan dua kondisi yang kerap disalah artikan oleh orang awam.
Keduanya kerap dikira kondisi kulit yang sama, padahal memiliki perbedaan yang signifikan. Perbedaan keduanya membuat penanganan kulit kering dan kulit dehidrasi juga berbeda, loh!
Jika sobat Grid masih kerap keliru dalam membedakan kulit kering dan kulit dehidrasi, coba simak informasi di bawah ini. Dikutip dari self.com, berikut empat perbedaan kulit kering dan kulit dehidrasi:
1. Kulit kering adalah tipe kulit, sementara dehidrasi adalah kondisi sementara
Seperti halnya kulit sensitif dan kulit berminyak, kulit kering adalah jenis kulit yang dimiliki sejak lahir. Kulit kering dapat terjadi karena kulit secara alami tidak memproduksi minyak dalam jumlah yang cukup untuk melembapkan kulit. Selain karena kondisi dari lahir, kulit kering juga dapat terjadi karena penyakit yang dialami, seperti eczema, atau perubahan hormon seperti menopause.
Di satu sisi, kulit dehidrasi adalah kondisi yang terjadi saat kulit kehilangan cairan. Hal tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya minum air, cuaca yang kering, berkeringat, dan sebagainya. Kulit dehidrasi kerap disebabkan oleh faktor eksternal.
Baca Juga: Apakah Semua Orang Boleh Melakukan Double Cleansing? Simak Informasinya!
2. Kulit dehidrasi dapat terasa kencang, namun tetap berminyak
Kulit kering akan selalu membuat kulit terasa kesat karena kurangnya kelembapan. Di satu sisi, kulit dehidrasi bisa terasa kesat dan kencang walau terlihat berminyak.
Hal tersebut dikarenakan kulit dehidrasi dapat terjadi pada semua tipe kulit, termasuk kulit berminyak dan kulit kombinasi. Minyak memang dapat mencegah kulit kehilangan air, namun tidak menambah hidrasi kulit. Sehingga, dehidrasi dapat tetap terjadi walau permukaan kulit berminyak.