Parapuan.co - Periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 resmi berakhir.
Seiring berakhirnya masa libur akhir tahun, Astra Infra turut mengakhiri operasional Posko Terpadu Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan pada Senin (5/1/2026).
Posko terpadu tersebut berperan sebagai pusat koordinasi lintas sektor guna memastikan penyelenggaraan arus liburan berjalan tertib dan lancar.
Selama periode libur akhir tahun, Astra Infra mencatat sebanyak 5,1 juta kendaraan melintas di ruas jalan tol yang mereka kelola.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi lalu lintas kendaraan di tiga ruas tol, yakni Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, serta Jombang–Mojokerto.
Berdasarkan data perusahaan, ruas Tol Tangerang–Merak menjadi ruas dengan volume lalu lintas tertinggi, yakni sekitar 2,8 juta kendaraan.
Baca Juga: Penghasilan Lebih Utuh Karena Bebas Pph di 2026, Simak Selengkapnya
Sementara itu, ruas Tol Cikopo–Palimanan dilalui sekitar 1,5 juta kendaraan dan ruas Tol Jombang–Mojokerto mencatat sekitar 700 ribu kendaraan selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, Astra Infra menyiapkan berbagai aspek pelayanan, mulai dari kesiapan kondisi jalan, penyiagaan petugas, pengelolaan rest area, hingga pengaturan lalu lintas melalui koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari kampanye "ASTRA Infra Sahabat Liburanmu" yang ditujukan untuk mendampingi pengguna jalan selama masa libur akhir tahun.
Group Chief Executive Officer Astra Infra Firman Yosafat Siregar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan arus lalu lintas selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
Ia menilai sinergi lintas sektor berperan penting dalam menjaga kelancaran perjalanan masyarakat.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol, Korlantas Polri, rekan media, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pelayanan lalu lintas selama libur akhir tahun,” ujar Firman.
Pengalaman perjalanan selama libur akhir tahun juga dirasakan langsung oleh pengguna jalan. Akhtar, pengemudi asal Bogor yang melakukan perjalanan menuju Anyer, menuturkan kondisi perjalanan yang relatif nyaman.
Ia menyebut kondisi jalan yang baik, lalu lintas yang lancar dan tertib, serta fasilitas rest area yang dinilai memadai.
“Perjalanan nyaman, jalan sudah baik. Kondisi lalu lintas juga lancar dan tertib. Sedangkan untuk rest area pun lengkap, toilet bersih, dan tempat makan tersedia cukup banyak,” tuturnya.
Astra Infra memandang capaian kelancaran arus lalu lintas libur Natal dan Tahun Baru ini sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.
Pengelolaan infrastruktur jalan tol tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung mobilitas masyarakat sekaligus pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Indonesia.
KOMENTAR