Find Us On Social Media :

Sinopsis Film Lavender Marriage, Kisah Maxime Bouttier dan Lutesha Terjebak Pernikahan Semu

By Ulfa Lutfia Hidayati, Sabtu, 20 September 2025 | 16:49 WIB

Poster film Lavender Marriage

Grid.ID - Maxime Bouttier akan beradu akting dengan Lutesha dalam film "Lavender Marriage". Sinopsis film bergenre drama misteri ini mengangkat isu pernikahan semu yang masih dianggap tabu.

"Lavender Marriage" merupakan film yang disutradarai Razka Robby Ertanto. Kisahnya tentang Nona (Lutesha), seorang pekerja housekeeping di sebuah hotel yang terjebak dalam pernikahan penuh kekerasan dengan suaminya, Gio (Sani Fahreza).

Takdir kemudian mempertemukan Nona dengan Aris (Maxime Bouttier), seorang aktor papan atas yang sangat diidolakan publik. Di mata masyarakat, Aris adalah panutan pasangan harmonis bersama istrinya.

Namun, di balik citranya yang sempurna, Aris menyimpan sebuah rahasia besar yang dapat menghancurkan karier sekaligus rumah tangganya.

Secara tidak sengaja, Nona mengetahui rahasia kelam tersebut. Dari pertemuan itu, Nona dan Aris menyadari bahwa mereka memiliki nasib yang serupa, yakni sama-sama terperangkap dalam pernikahan semu demi memenuhi tekanan dan citra sosial.

Film "Lavender Marriage" disebut sebagai sebuah langkah berani dalam perfilman Indonesia karena mengangkat tema sensitif seputar pernikahan palsu, orientasi seksual, dan tekanan sosial.

Fenomena lavender marriage sendiri merujuk pada pernikahan antara seorang pria dan wanita yang dilakukan bukan atas dasar cinta, melainkan untuk menjaga citra atau memenuhi tuntutan sosial.

Sutradara Razka Robby Ertanto mengemas kisah ini dalam balutan genre drama misteri. Selain Maxime dan Lutesha, film ini juga dibintangi Olivia Jensen, Anastasia Lie, dan Galih Nur Handayani.

Film ini akan tayang perdana dalam ajang festival film Jakarta World Cinema (JWC) 2025 pada Kamis (2/10/2025). Lavender Marriage menjadi salah satu dari 97 film yang telah dikurasi dari seluruh dunia untuk ditayangkan dalam festival tersebut.

Penayangan ini merupakan bagian dari hari keenam penyelenggaraan Jakarta World Cinema 2025 yang berlokasi di CGV Grand Indonesia, Jakarta. Film berdurasi 1 jam 21 menit ini ditujukan untuk penonton dengan klasifikasi usia 17 tahun ke atas. (*)

Baca Juga: Tantangan Tissa Biani di Film 'Dilanjutkan Salah Disudahi Perih', Ikut Workshop Melukis Sampai Bicara Logat Sunda